Palembang, Senin (29/6/2026) – Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sumatera Selatan resmi membuka kegiatan Pelatihan Guru dan Pendidik PAUD Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Koding & Kecerdasan Artifisial (KKA) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen BGTK Sumsel dalam meningkatkan kompetensi guru dan pendidik PAUD agar mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, bermakna, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi di era digital.
Pelatihan yang diselenggarakan di Sekretariat BGTK Sumatera Selatan (Jl. Naskah II KM.7 Palembang) ini akan berlangsung selama 4 hari yaitu pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026.
Sebanyak 35 guru dan pendidik PAUD dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan mengikuti kegiatan tersebut dengan didampingi oleh 4 Fasilitator Nasional yang akan memberikan penguatan materi dan pendampingan selama pelatihan.
Ketua Pelaksana Kegiatan Sugianto dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas guru PAUD dalam mengimplementasikan konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sekaligus mengenalkan pemanfaatan Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) secara tepat sesuai karakteristik pendidikan anak usia dini.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru dan pendidik PAUD tidak hanya memahami konsep pembelajaran mendalam, tetapi juga mampu mengintegrasikan inovasi digital secara kreatif dan bijaksana dalam proses pembelajaran. Besar harapan kami, peserta dapat menjadi penggerak perubahan di satuan pendidikannya masing-masing sehingga mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi anak-anak Indonesia,” ujar Sugianto.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala BGTK Sumatera Selatan, Dra. OHORELLA ERMA, M.Ikom. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan fondasi utama dalam mewujudkan transformasi pendidikan yang berkualitas.
“Guru adalah kunci keberhasilan transformasi pendidikan. Melalui pelatihan ini, saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan praktik pembelajaran yang berpusat pada anak. Pembelajaran mendalam yang didukung pemanfaatan teknologi, termasuk koding dan kecerdasan artifisial, harus menjadi sarana untuk menumbuhkan kreativitas, karakter, dan kemampuan berpikir anak sejak usia dini,” ungkap Dra. Ohorella Erma, M.Ikom.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai sesi pembelajaran yang meliputi penguatan konsep, praktik implementasi, diskusi kelompok, simulasi pembelajaran, hingga penyusunan rencana tindak lanjut yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Melalui kegiatan ini, BGTK Sumsel berharap lahir guru-guru PAUD yang profesional, inovatif, dan siap menjadi pelopor implementasi Pembelajaran Mendalam serta Koding & Kecerdasan Artifisial di Provinsi Sumatera Selatan.





