Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sumatera Selatan ibu Dra. Ohorella Erma, M.Ikom menghadiri Kuliah Umum bertema “Sosialisasi dan Edukasi Pentingnya Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Sumatera Selatan.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 3 April 2026, di Balai GTK Sumsel dan diikuti oleh mahasiswa, tenaga pendidik, serta berbagai unsur kepengurusan DPD IMM Sumatera Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BGTK Sumsel menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait jaminan kesehatan. Ia menegaskan bahwa program JKN-KIS merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan yang menyeluruh dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kegiatan ini sangat positif dan strategis dalam memperluas pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjadi peserta aktif JKN-KIS. Edukasi seperti ini harus terus digencarkan agar masyarakat semakin sadar akan hak dan kewajibannya,” ujarnya.
Kuliah umum ini menghadirkan Direktur Utama BPJS Kesehatan Republik Indonesia, Mayjen TNI (Purn) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), FIHA, MMRS, FIMMA, sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa JKN-KIS bukan sekadar program layanan kesehatan, melainkan bentuk gotong royong nasional dalam menjamin kesehatan seluruh rakyat Indonesia.
“Program JKN-KIS adalah bukti nyata hadirnya negara dalam memastikan setiap warga memperoleh akses layanan kesehatan yang layak tanpa terkendala biaya. Kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan agar semakin mudah, cepat, dan merata,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk turut berperan aktif dalam menyosialisasikan pentingnya kepesertaan JKN-KIS. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesadaran kolektif masyarakat.





