Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sumatera Selatan, Dra. Ohorella Erma, M.Ikom, menjadi narasumber pada kegiatan Workshop Penyusunan Panduan Pembelajaran Berorientasi Pelestarian Noken yang diselenggarakan oleh BGTK Papua. Kegiatan tersebut berlangsung di Kota Jayapura, Papua, pada tanggal 26 sampai dengan 28 Maret 2026 dan diikuti oleh peserta dari berbagai satuan pendidikan serta unsur tenaga kependidikan di wilayah Papua.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala BGTK Sumsel menyampaikan materi dengan tema “SONGKET: Ekstrakurikuler yang Memperkaya Budaya dan Kreativitas.” Materi yang disampaikan menekankan pentingnya penguatan nilai budaya lokal melalui kegiatan pembelajaran yang kreatif dan berkelanjutan. Songket sebagai warisan budaya Sumatera Selatan dijadikan contoh praktik baik yang dapat diadaptasi dalam pengembangan kegiatan ekstrakurikuler di berbagai daerah, termasuk dalam pelestarian Noken sebagai budaya khas Papua.

Melalui paparan tersebut, peserta memperoleh gambaran konkret tentang bagaimana kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan kreativitas peserta didik sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. Diskusi interaktif yang berlangsung selama kegiatan juga memberikan ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman serta merancang panduan pembelajaran yang relevan dengan kearifan lokal masing-masing wilayah.

Kepala BGTK Sumsel menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada pelestarian budaya. “Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antarbalai serta mendorong satuan pendidikan untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada kompetensi akademik, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa,” ujarnya.

Workshop yang diselenggarakan oleh BGTK Papua tersebut berjalan dengan lancar dan sukses hingga hari terakhir kegiatan. Diharapkan, hasil penyusunan panduan pembelajaran berorientasi pelestarian Noken dapat segera diimplementasikan di satuan pendidikan sehingga mampu mendukung terwujudnya pendidikan yang bermutu dan berkarakter.

Leave a Comment