BGTK Sumsel melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Sekolah Model, Implementasi PM serta KKA, dan Pendampingan Kelompok Kerja Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 21 hingga 23 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Favehotel Palembang dan diikuti oleh unsur Kepala Dinas Pendidikan serta para Kepala Bidang GTK Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan.
Kegiatan rapat koordinasi ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antarinstansi pendidikan guna meningkatkan kualitas guru dan tenaga kependidikan di Sumatera Selatan. Melalui forum tersebut, peserta memperoleh penguatan terkait pelaksanaan sekolah model, implementasi PM dan KKA, serta strategi pendampingan kelompok kerja GTK agar berjalan efektif, terarah, dan berkesinambungan.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala BGTK Sumsel, Dra. Ohorella Erma, M.Ikom pada Kamis, 21 Mei 2026. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan rakor ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi antar-pemangku kepentingan pendidikan di daerah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan seluruh unsur GTK dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Sumatera Selatan. Guru merupakan ujung tombak pendidikan, sehingga penguatan kompetensi dan pendampingan yang berkelanjutan menjadi prioritas bersama,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program sekolah model dan pendampingan kelompok kerja GTK diharapkan mampu menciptakan inovasi pembelajaran yang berdampak langsung terhadap kualitas peserta didik di sekolah.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Sugianto dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan rakor ini dirancang sebagai wadah koordinasi, evaluasi, dan penguatan program GTK di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga sarana berbagi praktik baik dan solusi atas berbagai tantangan di lapangan. Kami berharap seluruh peserta dapat membawa hasil rakor ini untuk diterapkan dan di sampaikan di daerah masing-masing demi mendukung transformasi pendidikan yang lebih baik,” ungkapnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh rangkaian agenda berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan rencana. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi diskusi, pemaparan materi, dan koordinasi program yang dilaksanakan selama tiga hari kegiatan.





