Kayuagung, 27 Juli 2022 — “Siapapun yang mengikuti perubahan akan mencapai keberhasilan.” demikian ungkap Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, H. M. Djafar Shodiq, dalam Audiensi antara Kepala BPMP Provinsi Sumatera Selatan dan Kepala BGP Provinsi Sumatera Selatan di Kantor Bupati Ogan Komering Ilir pada hari Rabu (27/7) lalu. Kepala BPMP Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Suyato, M.AP., bersama Kepala BGP Provinsi Sumatera Selatan, Ohorella Erma, mengadakan kunjungan kerja dan audiensi dengan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir dalam rangka implementasi Kurikulum Merdeka bertempat di Kantor Bupati Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Senin (27/7). Kunjungan kerja tersebut dalam rangka mempertegas komitmen Kemendikbudristek untuk transformasi pendidikan di Indonesia. Dalam audiensinya dengan Wakil Bupati Ogan Komerign Ilir bertempat di Kantor Bupati Ogan Komering Ilir, Kayuagung, H. Suyato pertama-tama mengutarakan maksud dan tujuan kunjungan kinerja dan audiensi, yaitu untuk melakukan silaturahmi dan memantau keterlaksanaan kurikulum merdeka. Lebih lanjut Beiiau mengungkapkan bahwa kebijakan kurikulum merdeka merupakan alternatif solusi learning loss akibat pandemi covid-19. “Kurikulum merdeka itu lebih sederhana, mendalam, medeka dan interaktif,” ungkap Suyato. Sekolah yang mendaftar implementasi kurikulum merdeka jalur mandiri, yaitu mandiri belajar, mandiri berubah atau mandiri berbagi, dapat belajar secara mandiri melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM). Lebih lanjut Suyato menjelaskan atau mengklarifikasi beberapa miskonsepsi terkait implementasi kurikulum merdeka.
Dalam kegiatan audiensi tersebut, Kepala BPMP Provinsi Sumatera Selatan mengharapkan dukungan wabup dalam implementasi kurikulum merdeka. Terakhir kepala BPMP memberikan kesempatan kepada kepala BGP Sumsel menyampaikan informasi tambahan bahwa “sebanyak 41 guru sudah melakukan aksi nyata pada PMM, 45 sudah lulus post-test, 109 baru mulai post tes, dan 555 baru login saja,” ungkap Ohorella Erma. Lebih lanjut dijelaskan bahwa guru memilih 6 strategi menyukseskan implementasi kurikulum merdeka, yaitu: belajar secara mandiri melalui Platform Merdeka Mengajar, mengikuti seri webinar, belajar di dalam komunitas belajar, belajar praktik baik melalui narasumber yang sudah direkomendasikan, memanfaatkan helpdesk dan mitra pembangunan. Bu Erma lebih menekankan pemanfaatan PMM untuk implementasi Kurikulum Merdeka jalur mandiri.

Faktor lain yang mendukung keberhasilan implementasi kurikulum merdeka jalur mandiri adalah dukungan pemerintah daerah. “Saya sangat mendukung adanya kurikulum merdeka yang telah diprogramkan oleh Pemerintah Pusat,” ungkap Wakil Bupati Ogan Komering Ilir. Wakil bupati menginstruksikan secara langsung kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ogan Komering Ilir dalam forum audiensi tersebut untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi guru melalui penyediaan anggaran bimbingan teknis untuk guru. “Tolong dianggarkan dan difasilitasi implementasi kurikulum merdeka agar lebih cepat dalam implementasinya,” perintah Djafar Shodiq.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir mengungkapkan dukungannya terhadap implementasi kurikulum merdeka dalam sesi tanya jawab dengan peserta audiensi dari unsur kepala sekolah dan guru dari jenjang pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Kepala sekolah dan guru juga menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka di sekolah mereka masing-masing.

Setelah audiensi dengan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir berakhir, selanjutnya Kepala BPMP Provinsi Sumatera Selatan bersama kepala BGP Provinsi Sumatera Selatan melakukan kunjungan kerja ke TK Al Azhar, SD Negeri 3 SP Padang, SMP Negeri 2 Mesuji Raya dan SMAN 3 Unggulan Kayuagung dalam rangka memastikan kesiapan sekolah mengimplementasikan kurikulum merdeka. Berdasarkan hasil kunjungan tersebut, sekolah siap menerapkan kurikulum merdeka untuk transformasi pendidikan.
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderala
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Laman: Kemendikbud.go.id
Twitter: twitter.com/Kemdiukbud.RI
Instagram: Instagram.com.kemdikbud.ri
Facebook: facebook.com.kemdikbud.ri
Youtube: KEMENDIKBUD RI
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikbud.go.id
merdekabelajar
bersamahadapikorona
pulihbersama



